19 Mar 2017

PROSES MEWARNA BATIK COLET

Tags

Hi...sobat, pada kesempatan kali ini kami ingin berbagi pengalaman tentang Proses Mewarna Batik colet. Dan kami Khususkan bagi yang belum mengenal dan mengetahui tentang batik colet, kami sarankan untuk membaca postingan ini, kenapa? Bukan apa-apa sih!, siapa tahu saja bisa menambah pengetahuan dan wawasa, jika suatu saat nanti ingin bekerja atau ingin membuat sendiri batik colet.

Tentu sudah kita ketahui bersama, jika Bangsa Indonesia memiliki beraneka ragam kebudayaan, dan sebagai salah satunya ialah seni membatik. Sedangkan untuk Membatik sendiri juga tidak lepas dari banyak jenis, ragam dan warna. Nah..di sini kami hanya ingin berbagi dalam proses mewarna untuk Batik colet atau di dalam produksi kami di beri nama Batik Sarong Pantai. Adapun Cara dan pengerjaannya bisa di bilang susah-susah mudah, dan langkah awal untuk memulai inilah yang perlu perjuangan, dengan banyak belajar, penuh ketekunan dan pantang menyerah (semangat). Ini adalah merupakan modal awal untuk bisa memulai.

            MEWARNA BATIK COLET

Adapun alat yang bisa di pergunakan untuk memulai proses mewarna batik colet bisa di bilang masih tradisional, dan langkah-langkah persiapannya adalah sebagai berikut;

MEMPERSIAPKAN WARNA;
Untuk mempersiapkan warna, terlebih dahulu harus mengetahui dan melihat motif yang akan di kerjakan. Kenapa demikian? Karena setiap motif itu akan berbeda-beda dengan jumlah warnanya, ada yang memakai 4, 8,15 warna. Jadi sebagai pemula, biasanya di sinilah letak tantangannya yang sedikit rumit, Intinya sobat harus mengenal dan mengetahui jenis warna. Nah...bila memang berminat ingin menggeluti dalam bidang warna batik colet dan belajar tentang batik, kami persilahkan untuk membaca di sini→ Belajar warna Batik Colet.

PERSIAPAN COLET;
Setelah persiapan warna tersedia (ok) maka langkah selanjutnya ialah memulai untuk colet. Di sini yang perlu di perhatikan ialah alat untuk menuangkan warna yaitu berupa sepon yang telah di buat khusus, bentuknya lonjong atau sedikit bulat dan pada pucuknya harus lancip seperti pensil, untuk lebih jelasnya, silahkan perhatihan pada gambar di atas.

Selanjutnya memulai warna harus yang muda terlebih dahulu, kenapa demikian? Karena, apabila warna muda tersebut masuk ke garis warna lain akan mudah untuk membetulkannya (servisnya), dan juga perlu di perhatikan pada setiap memulai colet harus dengan mengisi motif terlebih dahulu, nah...setelah selesai baru kemudian melanjutkan untuk memberi warna dasarnya (blok). Kenapa demikian? Alasannya sama seperti di atas. Jika sudah selesai di blok semuanya maka akan terlihat seperti contoh di bawah ini;

                     BATIK COLET (ok)

Nah...setelah proses colet atau pewarnaan selesai, langkah selanjutnya harus di jemur pada sinar matahari langsung, dan sebisa mungkin di atasnya tidak ada penghalang. Kenapa demikian? Jika terjadi demikian maka batik colet yang baru di jemur akan menjadi belang-belang (atau mengikuti alur penghalang). Ini terkesan sepele, tapi begitulah prosesnya. Dan penting pula di ketahui jika sinar matahari langsung bisa membuat warna yang di hasilkan akan semakin Cerah dan Bagus.

Demikinlah tentang proses mewarna batik colet, dan ini belum sepenuhnya jadi masih ada proses 50% lagi yaitu di pider (pemat* warna dan proses lorot)
Nah...jika sobat ada pertanyaan tentang topik di atas kami persilahkan untuk memberi komentar di bawah. Dan tak lupa kami ucapkan pula terima kasih atas kunjungan ke blog sederhana ini, #Salam Batik colet.

Artikel Terkait